Friendship or Love -Last-

>>>>>Friendship or Love<<<<<


“gue juga sayang sama lo..” Ify tertunduk.

“..sebagai sahabat” lanjutnya lirih. Cakka mendadak lemas. Dia sudah menduga. Ify mendongak.

“maaf.” Cakka tersenyum kecut dan menggeleng lemah.

“gak. Lo gak perlu minta maaf. Lo gak salah. Gue yang harusnya minta maaf, karena gue udah nyimpen perasaan ini ke elo.” Ify tersenyum.

“yaa..walaupun lo nolak gue. Tapi gue lega udah ngungkapin perasaan gue ke elo. Kita tetep sahabat kan?” Cakka mengulurkan kelingkingnya. Ify tersenyum lebar. Kemudian mengkaitkan kelingkingnya ke Cakka.

“sahabat selamanya..” ucap mereka kompak.


>>>>>Friendship or Love<<<<<


Keesokan paginya, Ify sudah di introgasi oleh Shilla dan Sivia.

“kalian tau berita itu darimana sih?” Tanya Ify.

“gak penting kita tau dari mana berita itu. Yang penting sekarang lo jawab pertanyaan kita” kata Shilla. Secepat itukah berita itu menyebar? Siapa pelakunya?

“lo jawab ya. elo kemarin te..” belum Sivia melanjutkan pertanyaannya Agni menyapa mereka.

“haii semuaa. Ada apaan sih? heboh bener kayaknya..” Agni meletakkan tasnya di meja kemudian ikut bergabung.

“tau gue. Pagi-pagi udah dicegat oleh mereka berdua. Disangka artis kali..” Shilla dan Sivia menoyor Ify.

“hehe..” Agni mengerutkan kening.

“ada apaan sih?”

“Lo gak tau, Ag?” Tanya Sivia histeris. Agni menggeleng.

“beneran lo gak tau? Masa sih? berita inikan udah nyebar ke satu sekolah ini” kata Shilla. Ify terbelalak. Whatt?!! Satu sekolah? Apa-apaan ini?

“berita apaan?”

“kemarin Cakka nembak Ify.” JDERR! Suara petir dihati Agni. Hancur sudah. Dia berusaha bersikap biasa agar mereka tidak curiga.

“jadi lo terima dia apa lo tolak?” Tanya Sivia ulang.

“tolak.” Perasaan lega dihati Agni. Shilla dan Sivia melotot.

“kenapa?” Tanya Shilla.

“gue Cuma nganggep dia sahabat, gak lebih. Gue gak punya perasaan apa-apa sama dia. Gue kan Cuma suka sama…” ups! Ify hampir keceplosan. Dia segera menutup mulutnya. Shilla, Sivia dan Agni menyipitkan matanya curiga.

“suka sama siapa, Fy?” Tanya Agni. Ify bingung. Dia mesti jawab apa? Gak mungkin dong dia harus jawab ‘gue Cuma suka sama Rio.’ ‘Cuma dia belahan jiwa gue.’

“gu..gue..gue..cu..ma..suka..mm..JB. iya! Soalnya gue Cuma suka sama JB hehe..” Ify merutuki dirinya sendiri dalam hati.

‘aduuhh! Bego lo, Fy. masa’ sama JB sih? gak masuk akal banget iihh..’ batinnya.

“gue gak yakin kalo itu alesannya” tutur Agni.

“iya gue juga” sambung Sivia.

“udah lo jujur aja sama kita. Gak bakal ember kok..” rayu Shilla. Ify menghela nafas sejenak.

“tapi lo semua jangan bilang siapa-siapa ya. awas lo kalo berita ini sampe bocor. Apalagi sampe satu sekolah tau. Gue gorok lo semua” ancam Ify. Mereka mengangguk semangat.

“Rio..” katanya pelan. Mereka bertiga terbelalak.

“eciieee…cwiitt..cwiitt..” sorak Sivia. Shilla dan Agni tersenyum jahil.

“tuh kan. Belum apa-apa juga udah diledekkin. Nyesel gue ngasih tau lo semua tadi” kata Ify cemberut.

“woelah, Fy. maaf deh. Ini nih Via duluan. Kita mah ikut-ikut aja. Ya gak, Shill?” kata Agni.

“iya, Fy. maaf deh..hehe..”


>>>>>Friendship or Love<<<<<


(SMA GHS, X.2)

Rio dan Alvin kini sedang berada di kelas Iel dan Cakka. Hanya sekedar bermain. Saat sedang berbincang-bincang, Cakka datang dengan tampang lesu.

“kenapa lo? Kusut banget tuh muka..” kata Iel.

“iya, Cak. Bukannya lo seneng jadian sama Ify..” kata Alvin. Cakka terbelalak.

“kalian tau dari mana?” Tanya Cakka.

“yee..berita itu udah nyebar kali, Cak. Malah satu sekolah ini tau..” jawab Iel. Mata Cakka semakin melebar.

“hah? Yang bener?” mereka hanya mengangguk. Cakka mendadak lemas.

“harusnya lo seneng bisa jadian sama Ify. Kenapa tampang lo pagi ini gak enak banget?” Tanya Alvin.

“siapa bilang gue jadian sama Ify..” kata Cakka. Semua terbelalak.

“maksud lo?” Tanya Rio.

“gue ditolak.” Iel menepuk pundak Cakka.

“ahelah! Lembek amat sih lo. Udahlah masih banyak cewe diluar yang ngantri buat dapetin lo. Semangat dong! Grow up!” Cakka tersenyum.

“thank’s.” Iel mengangguk.

‘kenapa dia bohong sama perasaannya sendiri?’ batin Rio.


>>>>>Friendship or Love<<<<<


Suasana kantin tidak begitu ramai seperti hari-hari sebelumnya. Meja pojok terdapat empat gadis cantik yang tengah melahap makanan mereka masing-masing. Sedari tadi Ify tidak begitu tenang. Gimana tidak tenang, semua pandangan siswi-siswi GHS hanya menuju kearahnya.

“iihh..mereka apa-apaan sih. ngeliatin gue mulu?” dumel Ify.

“udahlah, Fy. biarin aja. Acuh tak acuh lah..” saran Agni. Semua mengangguk setuju. Ify mengikuti. Tapi lama kelamaan dia risih juga dipandangi seperti itu. Seperti ingin menelannya hidup-hidup. Mungkin mereka adalah fans dari Cakka. Cakka memang cukup terkenal disini. Tidak hanya Cakka, Rio, Alvin dan Iel pun begitu. Ify meletakkan sendok dan garpunya kasar. Tidak tahan dengan semua itu, dia memilih untuk pergi keluar kantin. Teman-temannya tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka hanya menatap kepergian Ify lirih. Mereka tau keadaan gadis itu sekarang. Dan mereka membiarkan gadis itu untuk menenangkan dirinya sendiri.



>>>>>Friendship or Love<<<<<



Ify terus melangkah. Dia memutuskan untuk menunduk. Sedikit ciut nyalinya saat melihat siswi-siswi itu memandangnya sinis. Di luar kantin, dia tidak sengaja menabrak orang.

‘BRUUKK..’

“aduhh..” rintih orang itu yang ternyata Alvin.

“sorry.” Ify kembali melangkah. Tapi langkahnya terhenti ketika sebuah tangan menahannya.

“Ify? Mau kemana?” Tanya orang itu yang bernama Iel. Ify melepaskan tangan Iel dari pergelangan tangannya.

“maaf gue harus pergi.” Ify berlari menjauh. Semua menatap bingung.

“kenapa lagi dia?” gumam Alvin. Iel dan Cakka mengedikkan bahu. Sedangkan Rio masih terdiam.

“udah yok, ke kantin.” Alvin dan Cakka mengangguk.

“kalian semua duluan aja. Gue nyusul dia dulu” kata Rio sambil berlalu pergi. Iel, Alvin dan Cakka melanjutkan langkahnya ke kantin.



>>>>>Friendship or Love<<<<<


(SMA GHS, Taman Belakang Sekolah)

Ify menatap kosong kedepan. Tidak tahu apa yang harus dilakukannya saat ini. Dia merasa ada seseorang duduk disamping kanannya. Dia menoleh. Sedikit terlonjak mendapati Rio yang duduk disampingnya sambil memandang lurus kedepan. Ify kemudian mengalihkan pandangannya lagi kedepan.

“kenapa lo?” Tanya Rio dingin. Ify kaget saat mendengar intonasi nada bicara dari Rio tadi.

“gak. Gue gak kenap-napa” jawab Ify tanpa mengalihkan pandangannya.

“kalo gak papa. kenapa tadi lari?” Rio masih memakai intonasi nada itu. Ify menoleh.

“lo kenapa sih, Yo? kok dingin gitu nanyanya?” Tanya Ify. Rio tidak menjawab, masih mentap lurus kedepan.

“kenapa lo tolak Cakka?” Ify terkejut.

“kenapa lo tolak dia? Sedangkan lo sayang sama dia..” nada bicara Rio sedikit meninggi.

“maksud lo apa sih?” Tanya Ify yang memang tidak mengerti arah pembicaraan Rio saat ini. Rio menoleh. Menatap lekukan wajah cantik Ify atau lebih tepatnya di kedua bola mata bening Ify.

“KENAPA LO TOLAK CAKKA? LO SAYANG KAN SAMA DIA? CAKKA SAHABAT GUE FY. GUE GAK BISA LIHAT SAHABAT GUE SEDIH, CUMA KARENA MASALAH HATI..” bentak Rio. Mata Ify mulai berkaca-kaca. Kenapa Rio seperti ini padanya? Pikirnya.

“JAWAB, FY..” Ify berdiri. dan mengeluarkan semua emosinya saat ini.

“EMANG. GUE EMANG SAYANG SAMA DIA. SAYANG BANGET..” Rio menatap lurus kedepan tidak kuat menatap pujaan hatinya saat ini yang kini pipinya telah dialiri air mata.

“..sebagai sahabat.” Pandangan Rio tertunduk. Air mata Ify semakin deras.

“lo tau? Bukan Cuma itu alesan gue tolak Cakka. Satu alesan kuat gue gak nerima dia. Alesan itu elo, Yo. ELO!” Rio terpaku. Ify menatap Rio yang masih diam.

“gue sayang sama lo. Gue cinta sama lo. Lebih dari sahabat..”

“gue gak mungkin nerima dia kalo rasa sayang dan cinta gue Cuma buat elo. Gue gak mungkin nerima dia kalo hati gue Cuma milih elo. Cuma elo, Mario. Gak ada yang lain…” Ify mengeluarkan semua unek-unek dihatinya.

“maaf kalo gue udah sayang sama lo. Maaf kalo gue udah cinta sama lo…”

“tapi please…ngertiin gue. Gue juga punya perasaan, gue juga punya hati. Gue minta maaf untuk semuanya. Apa gue salah sayang sama elo? Apa gue salah cin..” belum Ify menyelesaikan kata-katanya, Rio telah memeluknya erat. Ify menangis sejadi-jadinya di dalam dekapan hangat itu.

“lo gak salah. Lo gak perlu minta maaf. Lo gak salah, Fy. maaf kalo gue gak ngertiin perasaan lo dan maaf kalo gue udah ngebentak lo tadi. Lo gak salah buat sayang sama gue..lo gak salah buat cinta sama gue. Karena..gue juga sayang sama lo, gue cinta sama elo, Fy…” Ify tercengang. Rio melepaskan pelukannya dan menghapus air mata Ify lembut.

“jangan nangis. Air mata lo terlalu berharga buat gue..” ujarnya lembut. Ify tersenyum kecil.

“would you to be a princess in my heart, Alyssa?” Tanya Rio. Ify diam. Rio menembaknya? Rio memintanya untuk menjadi kekasih hatinya? Ify tidak bisa berkata apa-apa lagi, dia hanya bisa mengangguk dan tersenyum. Rio tersenyum senang dan kembali mendekapnya erat.

“I’ll promise to you Alyssa. I’ll protect you, I’ll always loving you forever. Because just you, just your name in my heart” kata Rio lembut. Ify tersenyum.

“I hold your promise. And I’ll always loving you too forever. Because just you in my heart, Mario” balas Ify tak kalah lembut.

“cieee…prikitieeww..” sorak Siviel dari belakang Rio. Rify melepaskan pelukannya.

“iihh…kalian unyu unyu deh. So sweeeett hehe. PJ nya jangan lupa..” kata Shilla.

“kayaknya makanan dikantin bakal abis hari ini hehe..” sambung Alvin.

“congrats, bro. jagain dia. Jangan bikin dia nangis” kata Cakka sambil menepuk pundak Rio.

“pasti” jawab Rio mantap. Semua mengucapkan selamat kepada Rify yang kini telah menjalin hubungan beberapa menit yang lalu.



>>>>>Friendship or Love<<<<<


Persahabatan yang sangat indah. Mereka selalu bersama dalam sedih dan senang. Menghadapi masalah dengan sebuah senyuman. Persahabatan mereka tak luput dari kebersamaan.

-Siviel, pasangan ini adalah pasangan yang romantis. Setiap mereka berdua, Iel selalu menggoda Sivia dengan jurus 1000 gombalnya. Sivia hanya bisa malu-malu. Pasangan ini dijuluki ‘Romantic Couple.’

-Alshill, kalau pasangan yang satu ini adalah pasangan yang paling serasi. Selalu mengisi satu sama lain. Selalu kompak. Baju pun mereka bisa sama. Pasangan ini dijuluki ‘Suitable Couple.’

-Cagni, kalau yang ini baru saja jadian 5 hari setelah Rify bersatu. Mungki pasangan ini terbilang aneh. Apa-apa basket. Acara penembakannya saja adalah bermain basket terlebih dulu. Nah kalau yang ini julukannya ‘Strange Couple.’

-Rify, pasangan ini pasangan favorit. Mereka adalah biangnya rusuh. Setiap bertemu bisa saja mereka adu mulut, walaupun hanya masalah sepele. Mereka ini sangat lucu, bisa bikin orang sakit perut karena tertawa. Tapi kalau lagi romantis-romantisnya, behh! Jangan ditanya lagi deh. Romantisnya bisa ngalahin Siviel. Mereka dijuluki ‘Funny Couple.’

Terdengar aneh. Memang. Sebuah tali persahabatan yang telah terikat kuat, sulit untuk memisahkannya. Kini mereka telah memiliki seorang pemilik hati masing-masing.

Friendship or Love? Mana yang akan kalian pilih? Jikalau kalian merasa salah satu diantara keduanya yang terbaik, maka pilihlah yang terbaik untuk diri kalian. Jika memang keduanya sama-sama terbaik, jangan sungkan-sungkan untuk memilih keduanya. Sahabat dan cinta, sahabat yang bisa saja menjadi cinta sejati dan atau mungkin cinta sejatinya bisa kalian jadikan sebagai sahabat hati kalian saat sedang membutuhkan.


^^^cinta bukan mengajar kita lemah tetapi membangkitkan kekuatan, cinta bukan mengajar kita menghinakan diri tetapi menghembuskan kegagahan, cinta bukan melemahkan tetapi membangkitkan semangat^^^

==sahabat adalah seseoarang yang menjadi penopang semangat kita, tanpa sahabat kita tidak dapat meraih apa yang kita inginkan jika kita tidak percaya diri, karena hanya sahabat yang dapat membuat kita menjadi lebih semangat==


>>>THE END<<<

You May Also Like

0 komentar